Indonesia Property Expo 2020 Resmi Dibuka

  • 1 year ago
  • 1

JAKARTA — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. resmi membuka Indonesia Property Expo 2020 pada Sabtu (22/8/2020) yang akan diselenggarakan hinggga 30 September 2020.

Acara yang berlangsung selama 45 hari itu menyasar kalangan milenial berusia 25-35 tahun, yang berencana membeli rumah masa depan. Direktur Utama BTN, Pahala N Mansury mengatakan, bakal banyak promo menarik dalam pameran sekaligus menyambut Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang. Promo tersebut antara lain, bebas biaya administrasi, diskon asuransi jiwa, dan promo-promo menarik lainnya yang bakal diberikan masing-masing pengembang.

Pameran properti tahunan Indonesia Property Expo kali ini dikemas secara berbeda dengan cara melalui platform digital berkonsep virtual 4D yang dapat menyediakan berbagai pilihan hunian untuk ditempati maupun investasi. Indonesia Property Expo 2020 diikuti oleh 75 developer non subsidi dan sekitar 120 developer subsidi.

Masyarakat dapat mengikuti pameran dengan mengakses situs ipex.btnproperti.co.id. Calon pembeli hunian dapat masuk ke situs ipex.btnproperti.co.id lalu memilih wilayah serta rumah yang diajukan. Kemudian, calon pembeli hunian dapat langsung membayar booking fee serta mengajukan KPR secara online melalui btnproperti.co.id.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengharapkan pameran ini dapat menggerakkan industri perumahan di Indonesia. Pasalnya, industri perumahan melibatkan lebih dari 140 sektor mulai dari paku, semen, papan, genteng, keramik, dan lainnya.

“Kita harus benar-benar menggerakkan sektor perumahan ini dengan sekuar tenaga, karena nantinya akan pengaruhi produktivitas masyarakat kita,” katanya dalam pembukaan acara Pameran Indonesia Property Virtual Expo 2020 – Bank BTN, Sabtu (22/8/2020).

Senada, Sekretaris Kementerian BUMN Susantyo mengatakan properti memliki multiplier effect pada sektor lain. Dengan adanya pembangunan properti, perekonomian suatu daerah bisa terdorong karna perbaikan infrastruktur maupun peningkatan akses produksi dan distribusi.

Selain itu, sektor properti merupakan tulang punggung penerimaan negara dan jadi parameter penting dalam laju perkeonomian. Data kementerian keuangan menunjukkan sektor kontruksi dan properti pada 2019 lalu tenag menyumbang penerimaan engara dari sisi perpajangan sebesar 6,4%. Hanya saja, pada awal 2020, penerimaan negara dari sektor konstruksi dan properti menurun tajam dan cenderung minus.

“Sektor properti bisa menyumbang geliat ekonomi yang saat ini jadi perhatian pemerintah,” sebutnya.

Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan pameran kali ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Perumahan pada 25 Agustus 2020 nanti. Selain itu, pameran ini juga diharapkan dapat menggairahkan sektor properti khususnya perumahan.

Pameran yang diikuti 220 developer dengan menghadirkan perumahan bersubsidi dan non-subsidi juga diharapkan dapat menggerakan perekonomian Indonesia. Apalagi kurang lebih 170 sektor terkait dalam industri properti.

“Mudah-mudahan hari ini bisa menjadi momentum positif untuk bisa meningkatkan minat beli rumah,” katanya.

Sumber: finansial.bisnis.com

Join The Discussion

Compare listings

Compare